CARA MENGATASI HOAX

Dalam bermain sosial media, kita pasti tidak asing dengan kata Hoax atau berita palsu. Tapi tahukah kamu, apa itu hoax atau berita palsu? 

Hoax adalah informasi yang dibuat-buat atau direkayasa untuk menutupi informasi yang sebenarnya. Dengan kata lain, hoax diartikan sebagai upaya pemutarbalikan fakta menggunakan informasi yang seolah-olah meyakinkan akan tetapi tidak dapat diverifikasi kebenarannya.

Ciri-Ciri Hoaks

Menurut Dewan Pers, hoaks memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Informasi tersebar menyebabkan kebencian antarkalangan hingga menimbulkan permusuhan dan kecemasan pada masyarakat.
  2. Sumber informasi tidak jelas atau tidak ada yang tahu siapa penulisnya alias anonim, cenderung memojokkan pihak tertentu.
  3. Adanya informasi disampaikan secara fanatik akan suatu ideologi, kata-kata menimbulkan provokatif, dan tidak ada informasi maupun fakta yang aktual.
  4. Biasanya, penulisannya berantakan, seperti ada huruf kapital, huruf bold, banyaknya tanda seru, serta sumber tidak jelas atau tepercaya.

Berita yang hoax di dunia maya sangat cepat untuk tersebar. Informasi-informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan serta dapat merugikan orang yang mendapatkan informasi tersebut. Nah… dari ciri-ciri berita hoax tadi, pastinya ada dong cara untuk mencegah berita hoax. 

Berikut beberapa cara untuk mengatasi berita hoax:

  1. Hati-hati dengan Judul yang Provokatif

        Judul adalah nama yang digunakan untuk menyiratkan isi atau maksud dari sebuah karya atau buku atau bab. Judul pada berita hoax seringkali langsung menuding atau menyudutkan pada pihak tertentu. Isinya biasanya diambil dari berita yang resmi, namun ada beberapa informasi yang diubah-ubah agar menimbulkan kesalahan pemahaman pada orang yang membaca. Dalam artian, untuk menyesatkan si pembaca. 


        Jadi, jika kamu menjumpai berita yang sekiranya judul mengandung provokatif, sebaiknya jangan langsung percaya dan kamu harus mencari referensi berita disitus online yang resmi dan bandingkan isinya, sama atau tidak isi beritanya.

     2. Perhatikan situsnya

        Cermatilah alamat URL situs yang kamu baca. Jika situs itu berasal dari web yang belum terverifakasi sebagai situs resmi atau biasanya dominan blog, maka informasi yang disajikan perlu untuk dipertanyakan kebenarannya.

    3. Periksa fakta atau kebenarannya

        Periksa dari mana beritanya berasal. Siapa sumber untuk membuat berita. Apakah dari institusi resmi atau bukan. Cari dan periksa kembali fakta berita tersebut dengan membaca sumber-sumber lain.

    4. Cek keaslian foto

        Di era kemajuan teknologi dan internet sekarang ini, banyak hal yang bisa kita lakukan di internet karena kemajuan teknologi dan internet. Sehingga kita bisa memanipulasi sebuah informasi, menyebarkannya, dan muncul sebagai berita hoax. Konten berupa foto atau video sudah bisa diedit sesuka hati si pembuat.

        Di Google sudah ada layanan untuk memeriksa keaslian foto. Kamu tinggal memanfaatkan pencarian google yang melakukan drag and drop ke kolom pencarian Google Images dan muncul beberapa gambar yang serupa sehingga kamu dapat membandingkannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Uji Asam Basa

Membuat Listrik dari Buah-buahan